Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia dari Kementerian Agama, 1 Rabiul Awal 1448 H dimulai pada Jumat, 14 Agustus 2026, dan peringatan 12 Rabiul Awal (Maulid Nabi) jatuh pada Selasa, 25 Agustus 2026. Bulan Rabiul Awal selalu membawa kehangatan tersendiri karena di bulan inilah manusia paling mulia, Nabi Muhammad SAW dilahirkan ke bumi. Lantas bagaimana cara terbaik kita untuk membuktikan cinta kepada Rasulullah SAW di momen kelahiran beliau saat ini?
Dalam lembaran sejarah Islam, para sahabat senantiasa menggambarkan Rasulullah SAW sebagai sosok yang paling dermawan dan tidak pernah menolak orang yang meminta bantuan. Kedermawanannya diibaratkan seperti angin yang berhembus cepat dan merata membawa kebaikan.
Di dalam ajaran Islam, sifat dermawan bukan sekadar tentang seberapa banyak materi atau uang yang kita bagian kepada orang lain. Rasulullah SAW sendiri selalu menegaskan kepada umatnya bahwa sedekah yang didasari rasa ikhlas tidak akan pernah mengurangi kekayaan seseorang.
Meneladani sifat dermawan Rasulullah SAW di era modern tidak harus langsung dengan nominal yang besar, melainkan bisa dimulai dari konsistensi dan ketulusan dalam hal-hal kecil di sekitar kita:
- Memanfaatkan Teknologi dengan Sedekah Digital
Lakukan rutinitas setiap subuh bersedekah hanya dengan minimal Rp500 per harinya, di website resmi sesaat setelah bangun tidur atau sebelum memulai aktivitas untuk melatih jiwa kedermawanan sejak awal hari. Uang Rp500 yang terlihat kecil akan menjadi jutaan rupiah jika dikumpulkan bersama-sama untuk masyarakat yang membutuhkan.
- Kedermawanan dalam Bentuk Makanan & Barang
Memberikan sebotol air dingin atau camilan kepada kurir paket, petugas sampah, atau driver ojek online yang datang ke rumah. Serta menyumbangkan pakaian layak pakai yang sudah tidak digunakan kepada yang membutuhkan, alih-alih menumpuknya
- Dermawan Non-Materi (Tenaga, Waktu & Ilmu)
Menerapkan prinsip 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) di mana kita membagikan energi positif, doa keselamatan, dan rasa dihargai kepada orang lain melalui ekspresi wajah yang ramah, ucapan salam atau sapaan yang tulus, serta tata krama dan tutur kata yang halus tanpa memandang status sosial mereka. Serta meluangkan waktu untuk mengajari teman sekolah atau rekan kerja yang kesulitan memahami suatu materi tanpa meminta imbalan.
- Mendukung Usaha Kecil
Sengaja melebihkan pembayaran atau menolak uang kembalian receh saat membeli dagangan pedagang kaki lima tua. Tak lupa membeli dagangan pelaku UMKM atau pasar tradisional dengan harga pas tanpa menawar secara berlebihan untuk membantu keuntungan mereka.
Mengikuti jejak langkah kedermawanan Rasulullah SAW tentu akan terasa lebih ringan dan berdampak luas jika kita lakukan bersama-sama. Sama halnya dengan sikap gotong royong yang sudah diajarkan sejak kecil. Bulan Rabiul Awal mengajarkan kita untuk menghidupkan kembali rasa cinta (mahabbah) kepada Rasulullah SAW dengan meneladani seluruh akhlak luhur beliau, salah satunya adalah sikap dermawannya.
Kontributor: Siti Latifah