CIREBON – YAUM telah menyalurkan bantuan berupa 28 mushaf Al-Qur'an ke Pondok Pesantren Qur'an Kayuwalang, Kesambi, Kota Cirebon, pada Rabu (15/7/2026). Penyerahan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata dalam memfasilitasi sarana belajar para santri penghafal Al-Qur'an.

Pemilihan Pondok Pesantren Qur'an Kayuwalang sebagai penerima manfaat adalah memastikan bahwa setiap mushaf yang dititipkan oleh para donatur tidak hanya tersimpan di rak, melainkan selalu hidup, dibaca, dan dihafalkan setiap harinya. Di tangan para santri tahfidz inilah, setiap huruf dari 28 Al-Qur'an baru akan terus lantang dilantunkan tanpa putus, mengalirkan pahala jariyah yang abadi bagi mereka yang berkontribusi.
Bantuan ini bertujuan untuk mendukung sarana belajar para santri penghafal Al-Qur’an (tahfidz) guna dapat menghafal dan mentadaburi ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan lebih nyaman. Kehadiran mushaf baru ini juga menjadi solusi agar para santri tidak lagi mengaji dengan Al-Qur’an yang sudah lusuh atau sobek.
Antusiasme para santri dalam mengikuti serangkaian acara penyaluran wakaf Al-Qur’an dari donatur YAUM berjalan dengan tertib. Dimulai dari pembukaan, pembacaan doa untuk yang mewakafkan, sampai pembagian 28 mushaf diiringi senyum kegembiraan.
“Alhamdulillah, senang bisa menjadi teman menghafal,” tutur salah satu santri.
YAUM sebagai lembaga sosial dan keummatan berkomitmen sebagai jembatan kebaikan dari para donatur untuk program dakwah dan pendidikan Islam. YAUM terus mengoptimalkan kriteria penerima manfaat agar tepat sasaran dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Tidak hanya di pilar sosial dan keummatan, tapi di pilar-pilar lainnya.

"Alhamdulillah makasih banget ya, seneng banget nih, dapat Al-Qur'an bisa bantu menghafal lagi," tambah santri lainnya antusias.
Melalui penyaluran 28 mushaf Al-Qur’an ini, besar harapan agar langkah awal ini dapat terus berlanjut dan memicu sinergi kebaikan yang lebih besar ke depannya. Dengan pemenuhan fasilitas belajar yang layak, diharapkan proses cetak generasi penghafal Al-Qur’an di Ponpes Kayuwalang berjalan optimal, sekaligus menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk ikut peduli terhadap pendidikan dakwah Islam.





